Beberapa hari yang lalu saya memposting
tentang hal-hal yang membuat travelling menjadi menyebalkan. Kasus di atas merupakan hal-hal kecil yang
sering tidak diperhatikan oleh para traveller dalam melakukan travelling. Hal
tersebut bisa menjadi hal besar karena tidak dipersiapkan di awal sebelum
melakukan travelling. Oleh karena itu sebelum kita melakukan travelling ada
beberapa hal yang harus diperhatikan antara lain:
1. Travelling dengan Sahabat atau Teman Dekat
Travelling memang yang paling benar dan
menyenangkan adalah bersama sahabat atau teman dekat Anda. Untuk itu, pada saat
travelling hubungan Anda dengan kawan Anda tidak dalam kondisi sedang marahan atau
musuhan. Travelling dengan sahabat akan menjadi pengalaman yang sangat
menyenangkan karena akan membuat tali persahabatan Anda makin dekat. Biasanya
jika kita travelling bareng sahabat, kelakuan unik sahabat Anda akan terlihat
dan hal ini semakin membuat Anda dengan teman-teman Anda seperti keluarga. Dan
satu lagi, usahakan jika Anda travelling jangan terlalu membawa terlalu banyak
teman karena semakin banyak orang, maka semakin banyak maunya pendapat
yang diinginkan, yang ada nantinya jadi ribut. Usahakan travelling tidak lebih
dari lima orang.
Adakalanya selera jalan-jalan kita berbeda
dengan teman kita, misalnya pada saat berbelanja dan minat tempat yang ingin
dikunjungi. Solusinya biarkan masing-masing dari Anda memilih seleranya
masing-masing lalu tentukan kapan dan dimana Anda dan teman Anda berkumpul
tersebut bertemu kembali pada suatu tempat. Jadi, semua orang dapat menikmati
apa yang masing-masing ingin dapatkan pada saat travelling.
2. Travelling dengan bukan Sahabat
Adakalanya kita travelling yang
diselenggarakan oleh orang lain seperti oleh kantor Anda, tempat perkumpulan
atau organisasi Anda, atau bahkan Anda ikut travel perjalanan yang disediakan
oleh Travel Agent. Oleh karena itu, kita tidak bisa leluasa dengan kemauan kita
sendiri karena segala rencana perjalanan tersebut sudah terjadwal. Terkadang dalam
susunan jadwal tersebut ada sebagian tempat atau kegiatan yang tidak sesuai
dengan minat travelling Anda.
Solusinya, pasti di jadwal tersebut ada hari
atau jam dimana para anggota perjalanan (traveler) diberikan waktu bebas. Di saat
inilah kesempatan Anda untuk menikmati minat travelling Anda sendiri. Anda bisa
mengajak peserta lain yang minatnya sama dengan Anda, syukur-syukur ia mau
sehingga biaya Anda menuju tempat yang Anda kunjungi akan sedikit berkurang
karena sistem tombok-menombok.
Bagaimana saat di perjalanan ada anggota yang
‘egois’ yakni dengan menyetel musik karaoke sedangkan Anda ingin tenang selama
perjalanan? Untuk saat ini Anda bisa menyetel pemutar musik (MP3 player, iPod,
dsb.) untuk menghindari musik yang Anda tidak sukai tersebut. Atau jika Anda
merasa bosan dengan tayangan video atau film selama perjalanan yang disetel di
TV di depan Anda bisa mengeluarkan gadget Anda seperti iPad, Galaxy Tab, atau
bahkan Laptop untuk menghibur diri Anda. Untuk saat seperti inilah gadget
berfungsi dalam travelling, bukan pada saat travelling-nya.
3. Kenali tempat tujuan travelling Anda
Mengenali tempat tujuan bisa dari bagaimana
kondisi iklim tempat kita jalan-jalan, bagaimana kondisi sosial-politik
setempat dan bagaimana kebudayaan karakteristik setempat. Hal ini akan
menjadikan ada well-prepared dalam aktivitas travelling Anda.
Kondisi cuaca dan iklim setempat bisa dicek
di situs cuaca online seperti Wunderground Weather
atau Yahoo! Weather.
Biasanya situs tersebut up-to-date tentang kondisi cuaca dan iklim
setempat. Dari informasi yang ada di situs itulah kita bisa mempersiapkan apa
saja yang harus dibawa seperti jaket tebal, jas hujan, payung, sarung tangan, lip
balm, sunblock dan lain-lainnya yang membuat kita nyaman dengan
kondisi cuaca di sana.
Khusus untuk travelling ke negara yang
berlintang tinggi (di atas 40 derajat lintang utara, dan 40 derajat lintang
selatan) ada baiknya Anda membawa jaket walaupun negara tersebut sedang
memasuki musim panas. Biasanya pada negara-negara tersebut suhu pada siang hari
normal sekitar 20 derajat Celsius yang bagi kita orang Indonesia sudah sangat
biasa dengan suhu tersebut akan tetapi pada malam hari suhu bisa drop ke angka
belasan atau bahkan di bawah 10 derajat Celsius walaupun pada musim panas. Bagi
kita, suhu tersebut sangat menyiksa karena kita tidak terbiasa dengan suhu di
bawah 20 derajat Celsius.
Nah untuk kondisi lingkungan sosial setempat
ada baiknya mengecek situs resmi pariwisata negara yang ingin dikunjungi. Biasanya
informasi yang ada di dalam situs tersebut lengkap mulai dari kapan mengunjugi
(when to visit) apa yang tidak boleh dilakukan (what not to do) dan
informasi-informasi lain terkait dunia pariwisata negara tersebut. Tidak
seperti negara kita Indonesia yang tidak mempunyai situs resmi dan lengkap
untuk wisatawan, kalaupun ada yang ditawarkan hanya Bali lagi Bali lagi *huft*.
Hindari travelling ke negara yang sedang
merayakan hari besar, seperti hari hari suci keagamaan. Pernah saya travelling
ke Korea Selatan pada akhir Januari lalu dan bersamaan dengan perayaan Tahun
Baru Bulan (Tahun Baru China) yang ada di sana sepi dan banyak toko-toko yang
tutup sehingga kami tidak bisa berbelanja dengan puas ☹
PS: Nantikan Cerita Travelling saya ke Korea
Selatan☺!
Pada
intinya jika kita ingin travelling dengan asyik dan menyenangkan kita harus mempersiapkan
segala detailnya sebaik mungkin sejak dari rumah. Jika kita bisa travelling
dengan menyenangkan dan banyak manfaat yang diambirl setelah melaksanakan
perjalan travelling kita.
Tips-tips
di atas murni dari pengalaman saya, jika teman-teman ada tips-tips yang lain,
sangat diharapkan sekali untuk berkomentar di kolom comment. Happy Travelling!☺
Sumber
gambar: gettyimages




No comments:
Post a Comment